Amalan di Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah

Hari jumat disebut sebagai hari raya umat Muslim. Di hari jumat lah banyak pahala kebaikan dilipatgandakan.  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menggelari hari jumat dengan sebutan sayyidul ayyam yang artinya hari yang paling utama dari semua hari. Hari jumat juga satu-satunya hari yang dijadikan nama salah satu surat dalam Al Qur’an, yaitu Al Jumu’ah. Terdapat banyak amalan di hari jumat yang bisa dilakukan setiap muslim untuk mengejar ridho Allah subhanahu wa ta’ala.

Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya shalawat itu tersampaikan dan aku dengar’. Nabi bersabda, ‘Dan di hari Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan’.” (kitab Imam Syafi’i Al-Umm juz 1 halaman 239).

“Sebaik-baik hari yang pada hari itu mata hari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu ia dimasukkan ke surga dan pada hari itu ia dikeluarkan dari surga dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

Agar hari jumat dapat dimaksimalkan untuk meraih ridha Allah subhanawata’ala, maka ada beberapa amalan di hari jumat yang dianjurkan untuk dilakukan:

1. Memperbanyak shalawat 

Bersholawat di hari Jumat menjadi amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits:

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada malam Jumat dan hari Jumat, barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali,” (HR Baihaqi)

2. Melantunkan dzikir 

Pada hari jumat tidak ada dzikir khusus, namun semua puji-pujian terhadap Allah seperti tasbih, tahmid , takbir dan tahlil. Dapat juga ditambahkan dzikir terbaik yaitu subhanallah wabihamdihi subhanallahil adzim yang artinya Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung. 

3. Membaca surat Al Kahfi

Salah satu surat yang dianjurkan untuk dibaca di hari jumat adalah surat Al Kahfi.  Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat maka cahaya akan menerangi untuknya dari bawah telapak kakinya hingga ke langit dan menerangi untuknya pada hari kiamat serta diampunkan untuknya di antara dua Jumat” (dinukilkan al-Mundziri dalam al-Targhib wa al-Tarhib).  

4. Mandi yang disunnahkan

Hari jumat khususnya bagi laki-laki akan melaksanakan shalat jumat yang dimana disunnahkan mandi lalu membersihkan kuku, menggunakan wewangian, dan memotong rambut. 

“Barang siapa yang mandi pada hari Jumat, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian salat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat”. (HR. Bukhari).

5. Memotong kuku dan mencukur kumis

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam selalu bersiwak, memotong kuku, dan mencukur kumis setiap hari Jumat. 

“Adalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum beliau pergi salat jumat.” (HR Baihaqi dan At-Thabrani)

6. Memakai wewangian dan pakaian terbaik untuk shalat jumat

Hari jumat adalah hari raya untuk umat Islam. Hendaknya di hari raya ini memakai pakaian terbaik terlebih jika akan beribadah di rumah Allah untuk melangsungkan shalat jumat. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al Araf ayat 31 :

“Wahai anak cucu Adam. Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

7. Berangkat di awal waktu untuk shalat Jumat

Mendapatkan shaf paling depan ketika shalat jumat memiliki berbagai keutamaan. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa orang yang berangkat lebih awal seperti berkurban dengan unta. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Siapa yang berangkat Jumat di awal waktu, maka ia seperti berkurban dengan unta. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kedua, maka ia seperti berkurban dengan sapi. Siapa yang berangkat Jumat di waktu ketiga, maka ia seperti berqurban dengan kambing gibas yang bertanduk. Siapa yang berangkat Jumat di waktu keempat, maka ia seperti berqurban dengan ayam. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kelima, maka ia seperti berkurban dengan telur.” (HR Bukhari dan Muslim).

8. Berdoa diwaktu mustajab 

Waktu antara shalat ahar dan magrib adalah waktu mustajab di hari jumat, maka perbanyaklah berdoa di waktu tersebut. 

Dari Anas bin Malik RA dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda, “Carilah oleh kalian waktu-waktu yang mustajab pada Jumat setelah Ashar sampai tenggelamnya matahari.” 

9. Menyambung tali silaturahmi

Terdapat perintah dalam Al-Quran dan hadits yang menerangkan pentingnya silaturahmi. Untuk itu penting bagi kaum muslimin menjaganya. Silaturahmi dapat dilakukan di hari apa saja bukan hanya di hari jumat. Namun karena hari jumat ini hari yang penuh berkah , alangkah baiknya berlomba-lomba mengumpulkan amalan kebaikan salah satunya silaturahmi. Meski hanya sekedar video call dengan sanak saudara terdekat, atau berkunjung pada sahabat lama . 

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi.”(H.R. Bukhari & Muslim).

10. Bersedekah di hari jumat

Sedekah adalah amalan yang memiliki banyak keutamaan. Selain mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala , sedekah juga menjaga hubungan dalam bersosial dengan cara saling membantu antar sesama. Bersedekah di hari jumat memiliki tiga keutamaan, diantaranya yaitu:

Pertama, dilipatgandakan pahala. Imam Abdurrazzaq dalam kitab Al-Mushannaf meriwayatkan; “Dan tidak ada matahari yang terbit dan terbenam pada suatu hari yang lebih utama dibanding hari Jumat. Bersedekah pada hari Jumat lebih besar pahalanya daripada semua hari lainnya.

Kedua, dihitung seperti sedekah di bulan ramadhan. Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah pernah berkata tentang keutamaan sedekah hari Jumat. Beliau berkata; “Keutamaan sedekah di hari Jumat dibanding semua hari dalam sepekan seperti keutamaan sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”

Ketiga, didoakan oleh para malaikat. “Setiap pagi hari di mana para hamba berada di dalamnya, ada dua malaikat yang turun seraya malaikat pertama berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi orang yang bersedekah ganti. Dan malaikat satunya lagi berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi yang tidak mau bersedekah (pelit) kebinasaan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Untuk bersedekah yang lebih mudah dengan berbagai program kemanusiaan dan metode pembayaran, dapat melalui platform sedekah online dari ACT.

%d blogger menyukai ini: