sholat sunnah fajar
CategoriesUncategorized

Bacaan Do’a Penutup Acara (Doa Kafaratul Majelis)

Pada setiap kegiatan, Agama Islam mengajarkan untuk mengucapkan doa. Termasuk pada saat selesai dari sebuah majelis. Maka penting untuk membaca doa kafaratul majelis untuk menutup setiap obrolan, rapat, ataupun kajian ilmu.

Majelis disini tidak melulu dengan kajian ilmu. Dalam setiap obrolan atau diskusi bahkan termasuk rapat di kantor, sangat dianjurkan untuk membaca doa penutup acara ini.

Doa Kafaratul Majelis, Arab, Latin dan Artinya.

doa penutup acara

Secara bahasa terdiri dari dua kata yakni:

  1. Kaffarat (كَفَّارَة) yang berarti: penebusan dosa; denda atas pelanggaran; dan
  2. Majlis (مَجْلِس) yang berarti: dewan, majelis, susunan pengurus, badan, organisasi.
    Berdasar KBBI majelis itu sendiri berarti: pertemuan (kumpulan) orang banyak; rapat; kerapatan; sidang: Saya dan para pemuda lain menghadiri – – ilmiah yang diisi oleh ustadz Fathi bin Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Bacaan Latin: Subhaanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik.

Terjemahannya: Maha suci engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepadaMu.

Dalil tentang Doa Penutup Acara 

Seperti dalam sebuah hadist, 

مَامِنْ قَوْمٍ يَقُوْمُوْنَ مِنْ مَجْلِسٍ لاَ يَذْكُرُوْنَ اللهَ فِيْهِ إِلاَّ قَامُوْا عَنْ مِثْلِ جِيْفَةِ حِمَارٍ وَكَانَ لَهُمْ حَسْرَةً

“Setiap kaum yang bangkit dari majelis yang tidak ada dzikir pada Allah, maka selesainya majelis itu seperti bangkai keledai dan hanya menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Abu Daud, no. 4855; Ahmad, 2: 389. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Doa kafaratul majelis ini dinilai bisa menjadi penambal dari ucapan kita yang tidak baik atau sia-sia selama ada di dalam majelis atau perbincangan tersebut.

Ada seseorang yang berkata pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, engkau mengucapkan suatu perkataan selama hidupmu.” Beliau bersabda, “Doa itu sebagai penambal kesalahan yang dilakukan dalam majelis.” (HR. Abu Daud, no. 4857;  Ahmad, 4: 425. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Tentu dengan begitu berharganya setiap waktu, maka kita tidak ingin waktu berlalu dengan kerugian di dalamnya karena ada ucapan kita yang tidak baik atau bahkan bisa melukai hati seseorang. Maka mari jadikanlah istigfar dan doa kafaratul majelis ini sebagai penutup dari setiap majelis atau forum atau rapat. 

Sumber: https://temanshalih.com/doa-kafaratul-majelis-shahih/

Sumber: https://rumaysho.com/13241-keutamaan-doa-kafaratul-majelis.html