10 Hikmah Haji dan Umrah Bagi Haji yang Mabrur

Haji merupakan ibadah mulia yang mendapat ganjar banyak pahala. Ada beragam hikmah haji dan umrah, sehingga membuat umat Muslim berlomba-lomba melakukannya. Mengenai hikmah kedua ibadah ini, Allah subhanahu wa ta’ala sudah menjelaskannya dalam surat al-Imran: 97.

Banyak penelitian yang mengatakan bahwa hikmah haji tak hanya untuk umat muslim saja, namun juga masyarakat dunia. Misalnya, dengan haji, peningkatan kepercayaan pada perdamaian terus meningkat tiap tahun. Hadirnya kesetaraan dan keharmonisan antar pemeluk agama juga makin terjalin.

Berikut ini 10 hikmah haji dan umroh:

Haji Mabrur mendapat balasan surga

Melakukan ibadah haji dengan ikhlas atau haji mabrur akan mendapatkan ganjaran surga. Salah satu tanda melakukan haji mabrur adalah melakukan seluruh syarat dan rukun haji dengan baik. Bahkan kepribadian seseorang yang sudah melakukan haji akan berubah ke arah yang lebih baik setelah berhaji.

Menjawab panggilan Allah

Haji merupakan rukun Islam dan harus dilakukan oleh umat muslim yang sudah mampu. Dengan melakukan haji, maka umat muslim sudah menjawab panggilan dari Allah dan menjadi tamu-Nya di tanah suci.

Amalan yang paling baik

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya ibadah apa yang paling baik, jawaban Rasulullah adalah melakukan haji yang mabrur. Bahkan amalan ini juga disamakan dengan jihad di jalan Allah, yang balasannya adalah surga. Hadits mengenai haji mabrur ini merupakan hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah.

Menghapus dosa

Salah satu hikmah haji dan umroh lainnya adalah menghapus dosa. Hal ini dijelaskan dalam hadis shahid riwayat Imam Muslim, yang terjemahannya adalah:

“Bukankah kamu mengetahui –wahai ‘Amru– bahwa (agama) Islam itu menghapus (dosa-dosa) di masa lalu? Dan bukankah hijrah itu (juga) menghapuskan (dosa-dosa) di masa lalu ? Dan bukankah haji itu (juga) menghapuskan (dosa-dosa) di masa lalu?.”

Sebagaimana haji, seseorang yang melakukan ibadah umroh juga akan mendapatkan ganjaran yang sama, yakni penghapusan dosa dan balasan syurga. Inilah salah satu alasan mengapa ibadah ini menjadi ibadah yang sangat special bagi umat Islam.

Menghilangkan kefakiran

Ketika seseorang melakukan haji dan umroh, maka kefakiran dan kemiskinannya akan terhapus. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, seseorang yang melakukan umroh atau haji akan terhapus kefakiran dan dosanya sebagaimana api menghapus kotoran besi, perak dan juga emas.

Mendapat pahala yang besar

Melakukan ibadah haji maupun umroh akan mendapatkan pahala yang besar. Sebagaimana hadis shahih Imam Bukhori, ketika jamaah haji melakukan manasik haji dengan baik, tidak berkata seronok dan tidak berbuat fasik, maka ketika ia kembali ke negerinya, dosanya akan terhapus dan ia seperti anak yang dilahirkan oleh ibunya.

Mendapat tarbiyah langsung dari Allah

Bagi yang pernah melakukan ibadah haji, ada kemungkinan merasakan bahwa ibadah haji merupakan puncak ujian dari Allah. Ini karena jumlah jamaahnya yang tiap tahun selalu besar, sehingga menjadi tantangan tersendiri.

Namun bagi yang bisa melaksanakannya dengan baik, ia akan mendapatkan tarbiyah dari Allah. Tarbiyah ini merupakan tempaan yang langsung diberikan Allah sebagaimana diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya.

Iman yang lebih kuat

Ketika sedang berhaji atau umroh, semua umat muslim di seluruh dunia berkumpul. Tak ada perbedaan apapun, semuanya sama di mata Allah meskipun memiliki warna kulit, kebangsaan dan bahasa yang berbeda. Ini tentu akan menguatkan keimanan seseorang pada Islam.

Pelajaran dari peristiwa terdahulu

Datang ke Mekkah untuk berhaji tentu memberikan tambahan pembelajaran bagi tiap insan. Ini karena Mekkah menjadi tempat berbagai peristiwa orang yang shaleh, dari bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa, pengorbanan Nabi Ibrahim atas Ismail, hingga melihat tempat kelahiran Nabi.

Syiar perpaduan antar semua umat Islam

Hikmah terakhir melakukan haji maupun umrah adalah menjadi ibadah sekaligus syiar perpaduan untuk semua umat Islam di seluruh dunia. Pasalnya tiap orang yang datang ke Mekkah akan melakukan ibadah haji sesuai dengan ketentuan manasik haji syariat Islam.

Dengan berbagai hikmah haji dan umrah tersebut, sayang jika umat Muslim tak meluangkan harta dan waktunya untuk menjalankan ibadah ini. Melakukan ibadah haji menjadi salah satu bentuk ketaatan umat Islam kepada perintah Allah.

%d blogger menyukai ini: