Indonesia Dermawan, Penghubung Kedermawanan Bangsa, Telah Dapat Izin PUB Kementerian Sosial Republik Indonesia

Problematik kemanusiaan tergambar kasatmata sebagai realitas yang kerap terjadi di berbagai tempat, dari mulai kemiskinan hingga kesenjangan sosial. Hal ini semakin memburuk dengan mewabahnya virus yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan di berbagai sektor. Menurut World Bank (2021) angka kemiskinan global mengalami peningkatan akibat pandemi, peningkatan ini merupakan yang pertama sejak krisis ekonomi pada 1998. Setidaknya 150 juta orang akan berada di bawah garis kemiskinan (extreme poor). Di Indonesia sendiri, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah penduduk miskin pada September 2021, tercatat sebesar 26,05 juta orang.

Jeritan kemiskinan (crying poverty) tidak lagi sekadar masalah kekurangan makanan, tetapi bagi warga masyarakat tertentu bahkan sudah mencapai tahap ekstrem, sampai pada level kehabisan dan ketiadaan makanan. Tentu jeratan kemiskinan ini terlihat sangat memprihatinkan apabila meninjau kondisi food loss dan food waste secara global, sebanyak 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunnya. Dengan kata lain, sampah makanan ini terhitung sepertiga dari semua makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia. Menurut kajian Bappenas, sampah makanan yang terbuang di Indonesia pada 2000-2019 mencapai hingga 48 juta ton per tahun atau setara 184 kilogram per kapita setiap tahunnya.

Selain itu, kemiskinan memiliki dampak yang berlapis-lapis, tidak hanya berbicara mengenai kebutuhan pokok seperti sandang, pangan, dan papan, namun akan meluas pada ketidakmampuan untuk memenuhi kesehatan dan pendidikan, serta akan menjadi permasalahan sosial yang pelik.

Gerakan kebaikan Indonesia Dermawan

CEO Indonesia Dermawan, Wahyu Ramdhan Wijanarko memandang begitu banyak problematik kemanusiaan yang terjadi dan membutuhkan bantuan dengan segera. Menurutnya, Indonesia Dermawan sebagai social crowdfunding platform hadir sebagai solusi sekaligus gerakan untuk meretas berbagai persoalan kemanusiaan sekaligus menyebarkan nilai kedermawanan di semua kalangan masyarakat Indonesia tanpa melihat usia, gender, dan lainnya.

“Sebagai social crowdfunding yang menghimpun dana dari khalayak ramai, Indonesia Dermawan memberikan berbagai pilihan program kemanusiaan dari dalam maupun luar negeri, dengan metode pembayaran yang memudahkan donatur, hal ini sebagai upaya untuk menyebarkan kepedulian,” ungkapnya.

Platform Indonesia Dermawan merupakan wadah berupa aplikasi atau situs berbasis internet yang digunakan untuk transaksi atau memfasilitasi penggalangan dana melalui sistem elektronik yang dikelola dan disediakan oleh Yayasan Amal Indonesia Dermawan (YAID) bersama Digital Wakaf Ventura (DWV).

Indonesia Dermawan mendapat izin resmi dari pemerintah Republik Indonesia

Indonesia Dermawan telah berlisensi, terdaftar, aman, dan terpercaya dalam menggalang donasi sesuai dengan legal peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kementerian Sosial

Yayasan Amal Indonesia Dermawan telah memiliki izin PUB (Pengumpulan Uang dan Barang) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Sosial dengan Nomor 535/HUK-PS/2022 (Bencana); 543/HUK-PS/2022 (Non Bencana) tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan kepada Yayasan Amal Indonesia Dermawan di Jakarta Selatan. Izin tersebut selalu diperbarui setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Kementerian Hukum dan HAM

Yayasan Amal Indonesia Dermawan didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 02 tanggal 4 Januari 2022, sebagaimana telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan dengan Nomor AHU-0000488.AH.01.04 Tahun 2022 tanggal 7 Januari 2022.

Kementerian Komunikasi dan Informatika

Yayasan Amal Indonesia Dermawan telah mendapat tanda daftar Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia dengan Nomor 002205.01/DJAI.PSE/02/2022 yang terdaftar pada 28 Februari 2022.

Notaris/PPAT

Yayasan Amal Indonesia Dermawan adalah suatu badan hukum yang berbentuk yayasan yang tunduk dan didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia melalui Akta Notaris Nomor 02 tanggal 4 Januari 2022 berkedudukan di Indonesia.

Kementerian Investasi/BKPM

Yayasan Amal Indonesia Dermawan telah memiliki Nomor Induk Berusaha dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Investasi/BKPM Republik Indonesia dengan Nomor NIB 2610210025916 tanggal 7 Januari 2022.

Kelurahan

Yayasan Amal Indonesia Dermawan telah memiliki izin Kegiatan Yayasan Sosial dari Unit Pengelolaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kelurahan Cilandak Timur dengan Nomor 1/F.3/31/74.04.1003.01.040.K.1/4/-1.848/e/2022 yang berlaku sampai dengan tanggal 7 Maret 2027.

Berikut lampiran perizinan, lihat

Hingga Juli 2022, Indonesia Dermawan bergerak meluaskan kebermanfaatan dengan semangat gotong royong, terhitung telah melaksanakan lebih dari 1.000 aksi kebaikan atau kemanusiaan, baik dalam maupun luar negeri, dengan 38 lembaga (NGO) tergabung.

Dengan semangat Indonesia Dermawan, Wahyu mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan bangsa terbaik, yaitu bangsa yang berjiwa dermawan.

%d blogger menyukai ini: