Kenapa Sapi Menangis Saat Qurban?

Setiap tahunnya, perayaan Idul Adha tak terlepas dari ibadah qurban, di mana hewan-hewan disembelih dan dibagikan kepada yang berhak mendapatkannya. Namun sering kali di tengah ibadah qurban ini kita menyaksikan sapi, salah satu hewan sembelihan, seakan matanya menangis. Pernahkah sabahat bertanya-tanya, kenapa demikian?

Lalu, mengapa sapi terlihat seperti menangis saat qurban? Mari kita simak penjelasan lengkap penyebab sapi menangis berikut ini.

Semua makhluk hidup, termasuk tumbuhan dan hewan yang tunduk kepada Allah subhanahu wa ta’ala akan merasa bahagia dan suka cita ketika menjalankan perintah-Nya. Begitu pula kita sebagai umat Islam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada amalan manusia yang lebih dicintai oleh Allah untuk dilakukan pada hari Nahr (Idul Adha), melebihi amalan mengalirkan darah (qurban). Karena qurbannya akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, bulunya, dan kukunya. Dan darahnya akan menetes di tanah. Untuk itu hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi)

Hewan tidak merasa sakit: Penelitian perbedaan penyembelihan hewan konvensional ala Barat dan secara Islami

Profesor Wihelm Schulze dan Dr. Hazim dari Hanover University di Jerman melakukan penelitian dengan membandingkan penyembelihan hewan secara konvensional ala barat dan penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan cara yang paling tepat untuk menyembelih hewan.

Mereka melakukan penelitian tersebut menggunakan elektroda (microchip) yang disebut dengan EEG (Electro Encephalograph) dan ECG atau (Electro Cardiograph) sebagai alat perekam rasa sakit. Alat ini ditanamkan pada sekelompok sapi dewasa tepatnya pada otak sapi (EEG) dan jantung sapi (ECG).

Adapun hasil penyembelihan hewan konvensional ala barat menunjukkan peningkatan pada grafik EEG. Grafik EEG tersebut menjelaskan bahwa adanya rasa sakit pada hewan yang disembelih tersebut. Sedangkan grafik ECG menunjukkan penurunan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa jantung kehilangan kemampuan menarik darah sehingga darah tidak mampu keluar. Inilah yang membuat daging tidak aman dikonsumsi.

Sedangkan EEG dan ECG penyembelihan sapi secara Islami menunjukkan aktivitas normal yang menunjukkan bahwa sapi tidak sakit sama sekali.

Hewan ternak mempunyai kelenjar mata

Tahukah sahabat, mamalia mempunya kelenjar air mata bernama kelenjar lakrimal? Dilansir dari Livestock Research International (2015) kelenjar lakrimal ini berperan penting untuk memproduksi kelenjar air mata pada hewan yang disebut proses lakrimasi. Sama seperti manusia, kelenjar ini terletak di atas kelopak mata dan menyalurkannya pada bola mata agar selalu tetap lembab.

Sapi dan unta memiliki kelenjar mata yang cukup aktif daripada kambing

Hewan qurban seperti kambing, sapi dan unta memiliki kapasitas kelenjar air mata yang berbeda. Kambing merupakan hewan ternak yang mempunyai kelenjar air mata yang tidak terlalu aktif atau lemah dibandingkan mamalia lainnya. Kelenjar lakrimal mereka sering sekali mengering sehingga banyak kambing yang mempunyai masalah pada penglihatannya.

Berbeda dengan kambing, sapi memiliki kelenjar air mata yang aktif karena mereka mempunyai protein yang cukup tinggi pada kelenjar lakrimalnya. Lebih aktif dibandingkan kambing.

Sama seperti sapi, unta juga memiliki kelenjar air mata yang aktif. Terlebih karena habitat mereka adalah gurun, mereka pun membutuhkan kelembapan air mata yang aktif agar tetap menjaga penglihatannya.

Sapi menangis saat qurban? Nyatanya kelenjar mata hewan keluar dengan sendirinya

Benarkah hewan qurban menangis saat disembelih? Jawabannya tidak.

Berbeda dengan kita yang sering menjaga kebersihan, kelenjar air mata hewan keluar karena adanya iritasi atau infeksi. Bisa terjadi karena debu, kotoran dan lainnya. Ketika partikel itu masuk ke dalam mata, kelenjar air mata tersebut yang aktif untuk membersihkannya. Itulah mengapa hewan tersebut terlihat seperti sedang menangis.

Hewan tidak mudah menunjukkan emosional

Manusia dikaruniai oleh Allah subhanahu wa ta’ala berupa akal dan nafsu. Tapi berbeda dengan hewan. Mereka hanya merasakan tertekan dan ketakutan ketika mereka menghadapi predator, terutama hewan ternak yang berperan sebagai mangsa.

Dari penjelasan di atas, kita bisa paham bahwa hewan qurban bukanlah menangis ketika disembelih. Mereka mengeluarkan air mata karena ada yang mengganggu saluran kelenjar matanya. Itulah pembahasan tentang kenapa sapi menangis saat Qurban. Semoga bermanfaat.

%d blogger menyukai ini: