Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, dalam Bahasa Arab dan Latin

Memasuki bulan Ramadhan 1442 H, ada beberapa ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim, diantaranya adalah zakat fitrah. Sebelum membayar zakat fitrah, penting untuk mengetahui niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga.

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim / muzakki yang telah memiliki kemampuan untuk membayarnya. Kewajiban membayar zakat fitrah di bulan suci ini, Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wasallam bersabda dari Ibn Umar yang berbunyi:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam telah mewajibkan zakat fitrah, satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, pada hamba sahaya, orang yang merdeka, lelaki, perempuan, kanak-kanak dan orang dewasa dari kaum muslimin” (H.R Bukhari).

Salah satu keutamaan dari zakat fitrah adalah mensucikan harta. Karena kita ketahui bersama, terdapat hak orang lain dari harta yang kita miliki. Sebagaimana Firman Allah, Bahwa dalam setiap harta terdapat hak orang lain (orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta-minta) (QS Adz-Dzaariyaat [51]: 19).

Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

niat zakat fitrah untuk diri sendiri

Dilansir dari https://www.globalzakat.id/tentang/definisi-asnaf , Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat yaitu, Fakir dan miskin, Miskin, Amil Zakat, Muallaf, Riqab (Hamba sahaya), Gharimin (Orang yang memiliki hutang), Fi sabilillah, dan Ibnu Sabil.

Sebagaimana dalam Firman Allah: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf, yang dibujuk hatinya,untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dan Allah Lagi Maha Mengetahui Lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. At-Taubah:60).

Waktu yang Baik Menunaikan Zakat Fitrah

niat zakat fitrah untuk keluarga

Ada beberapa pendapat mengenai waktu membayar zakat fitrah. pertama biasa disebut waktu mubah yaitu kita sudah bisa menunaikan zakat fitrah sejak awal Ramadhan hingga hari terakhir di bulan Ramadhan. Kedua yaitu saat matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan. Dan ketiga, mulai dari terbitnya fajar sampai menjelang sholat Ied.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat (idul fitri) maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud, no. 1609)

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

niat zakat fitrah untuk anak

1. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكاَةَ اْلفطر عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًالِلهِ تَعَالَى

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat mengeluarkan zakat fitrah dari diriku sendiri fardlu karena Allah Ta’ala”

2. Niat zakat fitrah untuk istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘an zaujatii fardhan lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardlu karena Allah Ta‘âlâ.”

3. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘an waladii [ … ] fardhan lillahi ta’aala

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku [sebutkan nama], fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

4. Niat zakat fitrah untuk anak perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘an bintii [ … ] fardhan lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku [sebutkan nama], fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

5. Niat zakat fitrah sekaligus untuk diri sendiri dan keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘annii wa ‘an jami’i maa tilzamunii nafaqoo tuhum syar’an fardhan lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

6. Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri ‘an [ … ] fardhan lillahi ta’aala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardlu karena Allah Ta‘âlâ.”

Demikian niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga, beserta informasi tentang keutamaan zakat fitrah, golongan yang berhak menerima zakat, dan waktu yang baik untuk menunaikan. Indonesia Dermawan menyediakan platform untuk bisa menunaikan zakat fitrah dengan semudah sentuhan jari dengan berbagai kemudahan transaksi. Mari tunaikan zakatmu disini.

[adinserter name=”Block 29″]

%d blogger menyukai ini: