Jangan Sampai Salah, Inilah Perbedaan Qurban dan Aqiqah

Dalam agama Islam terdapat dua jenis penyembelihan hewan yaitu qurban dan aqiqah. Keduanya sama-sama berqurban hewan namun terdapat perbedaan qurban dan aqiqah yang harus diketahui. Waktu pelaksanaannya pun berbeda misalnya untuk qurban ada waktu tertentu.

Hukum qurban dan aqiqah adalah sunnah muakkad atau sunnah yang dianjurkan menjadi umat Islam yang mampu sebaiknya melakukan penyembelihan hewan qurban atau aqiqah. Kenali perbedaan keduanya agar tepat dalam melaksanakannya.

Mengenal Arti Qurban

Secara istilah qurban dapat diartikan sebagai kegiatan menyembelih hewan untuk dipersembahkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala seperti domba, sapi, kambing ataupun unta. Qurban dilaksanakan pada hari raya Idul Adha 10 Dzulhijah dan hari tasyrik pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijah.

Asal kata qurban yaitu qariba – yaqrabu – qurbanan wa wirbanan yang artinya dekat atau mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mengerjakan perintah-Nya. Tujuan qurban adalah memperingati besarnya pengorbanan nabi Ismail  ‘alaihi salam dan nabi Ibrahim ‘alaihi salam dalam menunjukkan ketakwaannya kepada Allah. Momen ini juga merupakan momen untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai hamba Allah.

Berqurban merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan. Setidaknya seorang muslim melaksanakan qurban tidak hanya sekali dalam seumur hidup. Dalil berqurban terdapat dalam Quran surat Al-kautsar ayat ke-2, yaitu:

Maka dirikanlah shalat karena tuhanmu dan berqurbanlah”

Tafsir Al-Mukhtasar menjelaskan makna dari ayat tersebut adalah mendirikan shalat dan ikhlaskanlah shalatmu seluruhnya hanya untuk sang Maha pencipta. Sembelihlah binatang sembelihanmu untukNya dan atas namaNya.

Pengertian Aqiqah

Aqiqah merupakan penyembelihan hewan ternak yang biasanya dilakukan oleh orang tua sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anaknya. Lazimnya aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh dibarengi dengan pencukuran rambut si bayi.

Dalil yang membahas terkait aqiqah ini adalah hadits sebagai berikut:

Dari Samurah dari nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda, “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya maka hendaklah disembelihkan untuknya pada hari ketujuh dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR Ibnu Majah)

Jumlah hewan yang disembelih untuk aqiqah berbeda. Untuk anak laki-laki aqiqahnya dengan dua ekor kambing sedangkan anak perempuan cukup satu ekor kambing. Untuk jenis kelamin kambing tersebut dibolehkan jantan atau betina namun lebih baik memilih kambing jantan berwarna putih.

Ulama umumnya menyebutkan hukum dari aqiqah adalah sunnah muakkad yang memiliki makna sebagai tebusan. Daging aqiqah biasanya dibagikan dalam bentuk olahan yang matang atau dimasak. Dibagikan kepada tetangga kerabat saudara dan orang-orang yang membutuhkan seperti fakir miskin.

Untuk keluarga diperbolehkan mengonsumsi daging tersebut. Setelah mengetahui artinya, penting pula untuk mengetahui apa perbedaan qurban dan aqiqah.

Inilah Perbedaan Qurban dan Aqiqah

Untuk mengetahui apa saja perbedaan dua kegiatan ibadah tersebut maka perlu ditinjau dari beberapa perkara. Mulai dari tujuan pengertian jenis hewan yang digunakan jumlah hewan yang disembelih waktu pelaksanaan penyembelihan pemberian daging dan lainnya.

Tujuan Pelaksanaan

Perbedaan qurban dan aqiqah yang menjadi poin utama terletak pada tujuan pelaksanaannya. Seperti yang sudah dijelaskan pada pengertian di atas tujuan qurban untuk memperingati pengorbanan nabi Ismail dan nabi Ibrahim. Sedangkan aqiqah bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur karena dikaruniai seorang anak dengan cara berbagi ke sesama.

Anjuran untuk berqurban terdapat dalam Alquran sedangkan untuk aqiqah dijelaskan dalam sebuah hadits.

Jenis dan Jumlah Hewan

Perbedaan selanjutnya adalah mengenai jumlah dan jenis hewan yang disembelih. Biasanya jenis hewan yang digunakan untuk qurban adalah hewan ternak seperti sapi kambing kerbau dan unta. Hewan tersebut harus sesuai dengan syarat masing-masing yang telah ditentukan.

Satu ekor sapi bisa atas nama 7 orang jadi bisa patungan bersama teman lainnya. Sedangkan satu ekor kambing untuk satu orang. Sementara hewan yang digunakan untuk aqiqah adalah kambing domba dan sejenisnya.

Jumlah hewan yang disembelih untuk anak laki-laki dua ekor sedangkan anak perempuan hanya satu ekor. Jadi dari segi jumlah dan jenis hewan untuk dua kegiatan tersebut berbeda.

Perbedaan Pada Waktu Pelaksanaannya

Seperti yang telah dijelaskan di awal untuk waktu pelaksanaan qurban pada hari raya idul Adha tepatnya 10 Dzulhijjah atau bisa pada hari tasyrik tanggal 11 hingga 13 Dzulhijjah. Sedangkan pelaksanaan aqiqah saat bayi memasuki usia 7 hari. Ada pula yang berpendapat bahwa penyembelihan hewan aqiqah dapat dilakukan saat anak sudah dewasa.

Perbedaan Upah untuk Penyembelihan

Untuk penyembelihan hewan qurban maka petugasnya tidak diberikan upah dan hanya menerima daging dari hewan yang disembelih. Sedangkan untuk kegiatan aqiqah penyembelih hewan boleh meminta upah kepada pemilik hajat.

Itulah penjelasan serta perbedaan qurban dan aqiqah. Sebagai umat Islam tentunya harus memahami dua ibadah tersebut. Niatkan sepenuhnya untuk mendapatkan keridhoan dari Allah.ff

%d blogger menyukai ini: