Inilah Tips Memilih Hewan Qurban yang Baik, Jangan Sampai Salah

Umat Islam umumnya merayakan 2 hari besar yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Momen tersebut sangat bermakna sebagai salah satu ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wata’ala. Selain menghayati makna dan hikmah didalamnya, untuk ibadah qurban perlu cermat mengamati apa saja tips memilih hewan qurban yang baik.

Berbicara tentang qurban dan Idul Adha dengan cerita Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan Nabi Ismail ‘alaihissalam. Demi ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala jika harus disembelih oleh ayahnya. Namun atas kuasa Allah didatangkan domba yang menjadi penggantinya.

Salah satu anjuran untuk berqurban tersirat dalam Hadits berikut ini:

Dari Ibnu Abbas RA, beliau mengatakan, ”Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah SAW lalu tibalah hari raya Idul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor unta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang.” (HR  Tirmidzi no 905, Ibnu Majah no 3131).

Makna Idul Adha

Dengan adanya hewan yang diqurbankan atau disembelih juga memiliki makna sosial khususnya kaum prasejahtera. Pelaksanaan qurban melatih kepekaan terhadap sesama melalui pemberian daging. Masyarakat juga bergotong-royong agar proses penyembelihan dan pembagian dapat merata dan selesai tepat waktu.

Pelaksanaan pemotongan hewan qurban dalam waktu bersamaan memiliki dampak pada kebutuhan yang meningkat akan menentukan. Sapi kerbau kambing dan juga domba banyak dicari dengan spesifikasi yang sesuai dengan persyaratan hewan kurban.

Lalu bagaimanakah tips memilih hewan qurban yang baik sesuai dengan syariat agama Islam? Simak penjelasan berikut ini!

Tips Memilih Hewan Qurban yang Baik dan Sesuai Syariat

Dalam memilih hewan untuk qurban harus diperhatikan beberapa hal penting di antaranya:

Sehat

Hewan yang sehat secara umum memiliki ciri bulunya bersih dan mengkilap, gemuk dan lincah, nafsu makannya baik, suhu badan normal 37 derajat celcius. Selain itu hewan yang sehat biasanya tidak memiliki gejala demam dan memiliki nafsu makan baik serta anggota badan seperti mulut hidung telinga dan lainnya dalam keadaan bersih dan normal.

Tidak Cacat

Kriteria yang kedua hewan yang dapat disembelih adalah tidak cacat seperti tidak pincang tidak buta dan telinga dalam keadaan sehat tidak rusak. Seperti yang tercantum dalam hadits berikut ini:

Dari al-Barra bin Azib RA, Rasulullah SAW bersabda, “Ada empat macam hewan yang tidak sah dijadikan hewan qurban, yaitu: yang (matanya) jelas-jelas buta (picek), yang (fisiknya) jelas-jelas dalam keadaan sakit, yang (kakinya) jelas-jelas pincang, dan yang (badannya) kurus lagi tak berdaging.”(HR. At-Tirmidzi no 1417 dan Abu Dawud no 2420. Hasan sahih).

Cukup Umur

Dari segi fisik hewan qurbansebaiknya tidak kurus dan jenis kelaminnya jantan (tidak dikebiri). Kriteria lainnya adalah testis atau buah zakar hewan tersebut masih lengkap (2 buah), bentuk dan letak simetris.

Sedangkan dari segi umur kriterianya adalah sebagai berikut:

  • Kambing atau domba dengan umur lebih dari satu tahun ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap
  • Sapi atau kerbau umurnya lebih dari 2 tahun yang ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap.

Hewan Ternak

Umat Islam dianjurkan untuk qurban hewan ternak. Biasanya yang diperbolehkan adalah kambing unta, domba, sapi dan kerbau. Tentunya hewan yang dipilih sudah sesuai dengan kriteria hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan.

Dengan beberapa ciri dan kriteria di atas maka hewan tersebut sah untuk dikurbankan. Pastikan memilih hewan di tempat terbaik. Demikian tips memilih hewan qurban yang baik untuk Idul Adha. Pemilihan hewan yang tepat akan membuat ibadah qurban lebih berkah.

%d blogger menyukai ini: